Suara Hampa - Kamar Hitam Indokreasi

Suara Hampa

Suara sebelum kata…

Ilustrasi

Sebuah kalimat tidak akan sempurna tanpa kehadiran beberapa kata.

Sebuah kata pun tidak akan memiliki makna tanpa kehadiran beberapa huruf.

Satu huruf tidak akan pernah selesai tanpa adanya proses yang panjang,
Hingga akhirnya manusia itu menemukan bahwa A itu adalah A, dan B itu adalah B.

Dan manusia menemukan bahwa A dan B tidak akan bermakna jika mereka berdiri sendiri.

Mereka harus dipadupadankan.


Makna dalam kata…

Memang, kehadiran huruf, kata, dan kalimat saja tidak cukup untuk menggerakkan zaman.

Untuk membawa perubahan, suara pun mengambil peran.

Aku bertanya-tanya, dalam konteks evolusi, manusia sebagai makhluk biologis, dan dikaitkan dengan proses panjang perumusan huruf, kata, dan kalimat, apakah semuanya dimulai dengan suara?


Suara tanpa huruf…

An abstract black and white portrait capturing motion blur of a person in expressive movement.
Ilustrasi

Makhluk lain, misalnya hewan, yang hampir sama secara biologis dalam satu bangsa yang sama dengan manusia, yakni mamalia, juga mengeluarkan suara.

Mereka mengeluarkan suara tanpa ada kata di dalamnya, tanpa ada kalimat di dalamnya.

Tetapi, di antara mereka, ada kemampuan untuk memahami apa yang disuarakan.

Misalnya saja panggilan kawin atau panggilan untuk berkembang biak bagi beberapa mamalia.

Suara khas yang dikeluarkan pejantan sangat signifikan dalam memengaruhi keberhasilan kedua mamalia berbeda jenis kelamin itu untuk memulai proses berkembang biak.


Manusia dan suara…

Mungkin memang dulu, pada awal-awal penciptaannya pun, manusia juga sama.

Manusia hanya mengeluarkan suara untuk memandu kawanan dalam berburu.

Dan intonasi sangat memengaruhi apakah seseorang sedang marah, sedih, atau bahagia.

Hingga saat ini pun, kita dapat mengenali kondisi hati seseorang dari intonasi yang dikeluarkannya ketika bersuara.


Suara hati dan percakapan batin…

Sebegitu kuatnya pengaruh suara, bahkan ketika tidak ada bunyi yang dikeluarkan pun, suara tetap dapat memengaruhi seseorang.

Suara hati...

Ya, ketika seorang manusia berbincang dan berdiskusi dengan dirinya sendiri.

Ketika batinnya bergejolak dan bergumul dengan amarah dan kekecewaan.

Atau pada saat ia merasakan haru yang mendalam hingga meneteskan air mata.

Manusia, khususnya manusia dewasa pada umumnya, lebih sering mengeluarkan suara tanpa bunyi itu.

beberapa artikel menyebutkan bahwa kebanyakan orang yang pintar atau jenius lebih banyak berbincang dengan dirinya sendiri dibanding berinteraksi dengan sesamanya manusia.

Sehingga, beberapa orang yang dianggap tidak kompeten di sekolah pada akhirnya berhasil di dunia kerja.

Misalnya Albert Einstein dan Thomas Alva Edison, yang pada masa kecilnya harus berpindah-pindah sekolah dan akhirnya menempuh pendidikan di rumah atau homeschooling.


Sisi lain suara tanpa bunyi…

Sama seperti segala aktivitas lainnya yang dihasilkan oleh interaksi atau pergerakan manusia itu sendiri,
selalu terdapat risiko munculnya sesuatu yang negatif.

Walaupun suara itu tanpa bunyi.

Entah dari mana datangnya.

Tetapi, umumnya, hal itu terjadi karena beberapa waktu dan proses yang dilalui oleh manusia itu di dalam hidupnya.

Biasanya, manusia itu berada dalam tekanan yang membuatnya harus memaksa diri untuk bertahan.

Suara itu, aku sebut sebagai Suara Hampa.

Dollpin – Suara Hampa

Hampa bukan karena tidak ada materi yang terkandung di dalamnya.

Hampa karena kekosongan akan pengetahuan yang ditimbulkannya dapat merusak masa depan orang yang menyuarakannya di dalam hatinya.

Hingga, karena terlalu sering orang tersebut menyuarakan hal negatif tersebut, diperparah dengan berbagai zat kimia stimulan yang dikonsumsinya, suara tanpa bunyi itu semakin terasa seolah-olah nyata dalam hidupnya.


Ketika suara hampa mulai mengendalikan..

light, flashlight, electricity, lightning, energy, power, darkness, night, fantasy
Ilustrasi

Kegilaan dan kesementaraan yang tidak wajar bahkan dapat berubah menjadi kewajaran yang tampak nyata di muka umum.

Muncul di permukaan, seolah-olah normal.

Bukan lagi sekadar suara hati atau sekadar percakapan batin.

Melainkan suara hampa yang perlahan mengambil bentuk sebagai cara berpikir, cara merasa, dan cara melihat dunia.

Di titik itulah manusia perlu berhati-hati.

Sebab suara tidak selalu datang untuk menuntun.

Kadang, suara juga datang untuk mengurung – Proses – Suara – Hampa – Kendali.


Bersama Kamar Hitam

Kalau suatu saat kamu ingin memulai sesuatu dari pertanyaan-pertanyaan sederhana (yang butuh jawaban ataupun tidak),
Atau kamu ingin memulai suatu dari ide yang belum selesai…
Kamu bisa mulai dari sini

Ikuti Kamar Hitam untuk sesuatu yang baru sesekali…


Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *